Rabu, 31 Desember 2014

Membuat Magnet

Magnet dapat dibuat dengan tiga cara, yaitu:

1. Dengan menggosokkan batang besi atau baja dengan magnet tetap.


Q akan menjadi kutub Selatan
Jika kita menggosokkan ujung magnet batang permanen ke sepanjang permukaan batang besi atau baja dengan satu arah maka kutub magnet yang dihasilkan pada ujung terakhir penggosok selalu berlawanan dengan ujung magnet penggosoknya. Perlu diperhatikan bahwa pada ujung gosokan, magnet permanen diangkat tinggi-tinggi di atas bahan yang di buat magnet agar kemagnetannya tidak menjadi lemah.



2. Dengan mengalirkan arus listrik pada kumparan berinti besi.


Sebatang magnet permanen yang kuat digantung pada tiang . Sepotong besi baja didekatkan pada kutub utara magnet tersebut (tidak menyentuh). Jika di bawah batang besi/baja itu di letakkan paku-paku kecil, maka paku-paku kecil itu akan di tarik oleh kedua batang tersebut. Hal itu berarti bahan batang besi/baja tersebut menjadi magnet.
Peristiwa batang besi/baja menjadi magnet akibat didekatkan pada magnet permanen yang kuat (tanpa menyentuh) disebut induksi magnet. Kutub magnet induksi selalu berlawanan dengan kutub magnet permanen.
Jika magnet permanen tersebut dijauhkan dari batang besi atau baja, maka sifat kemagnetannya pada besi menjadi hilang, sedangkan sifat kemagnetan pada baja tetap. Hal ini disebabkan sifat kemagnetan yang dimiliki oleh bahan baja lebih kuat dibandingkan dengan sifat kemagnetan pada besi.

3. Dengan induksi magnetik.


Jika sebuah besi dililiti kawat berarus listrik maka besi akan menjadi magnet-magnet hanya selama arus listrik mengalir. Bila arus listrik dihentikan,  maka sifat kemagnetan bahan tadi menjadi hilang kembali. Besi dan baja dililiti kawat yang dihu- bungkan dengan baterai. Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja akan  terpengaruh aliran arus searah (DC) yang dihasilkan baterai. Hal ini menyebabkan magnet elementer letaknya teratur dan mengarah  ke  satu  arah.  Besi  atau  baja  akan menjadi magnet  dan dapat menarik serbuk besi yang berada di dekatnya. Magnet yang demikian disebut magnet listrik atau elektromagnet.
2
Pembuatan magnet dengan cara dialiri arus listrik

Besi yang berujung A dan B dililiti kawat berarus listrik. Kutub magnet yang terbentuk bergantung pada arah arus ujung kumparan. Jika  arah  arus berlawanan  jarum  jam  maka  ujung  besi  tersebut menjadi kutub utara. Sebaliknya, jika arah arus searah putaran jarum jam  maka  ujung  besi  tersebut terbentuk  kutub  selatan.  Dengan demikian, ujung A kutub utara dan B kutub selatan atau sebaliknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar